Dorong Pangan Lokal, BKMT Malra Gelar Expo Makanan Lokal Bergizi Halal

Notification

×

Iklan

Iklan

Dorong Pangan Lokal, BKMT Malra Gelar Expo Makanan Lokal Bergizi Halal

Minggu, 21 Desember 2025 | 08:38 WIB Last Updated 2025-12-21T01:38:25Z


ZONAHALAL.ID LANGGUR --  Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Expo Makanan Lokal Bergizi dan Halal Tahun 2025 di Pelataran Masjid Agung Raudhah Langgur. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong konsumsi pangan lokal halal sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pengembangan ekonomi berbasis usaha mikro.


Expo ini dihadiri Bupati Muhammad Thaher Hanubun, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tokoh lintas agama, serta masyarakat umum. Ibu-ibu Majelis Taklim tampil sebagai pelaku utama dengan menyajikan berbagai olahan makanan lokal yang bergizi, bersih, dan ramah kesehatan.


Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Maluku Tenggara Ahmad Raharusun, mengapresiasi kreativitas BKMT yang mampu menginisiasi kegiatan produktif dalam waktu singkat. “Ini menunjukkan Majelis Taklim bukan hanya ruang dakwah ritual, tetapi juga wadah dakwah bil hal yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya dikutip dari RRI, Minggu (21/12/2025)


Ia menilai expo tersebut juga memperkuat semangat toleransi antarumat beragama di Maluku Tenggara. “Kegiatan serupa sebelumnya dilakukan oleh ibu-ibu Gereja Protestan Maluku dan hari ini dilanjutkan oleh Majelis Taklim, ini contoh kebersamaan yang patut dijaga,” katanya.


Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengatakan makanan lokal merupakan identitas kesehatan dan keberkahan hidup masyarakat. “Sejak dulu leluhur kita mampu membesarkan generasi dengan makanan lokal yang bergizi dan bersih,” ujar Bupati Thaher dalam sambutannya.


Ia menegaskan prinsip halal harus dipahami secara menyeluruh, baik dari sisi makanan maupun sumber penghasilannya. “Halal bukan hanya pada jenis makanannya, tetapi juga pada cara kita memperoleh uang untuk memberi makan anak cucu,” katanya.


Menurut Bupati Thaher, penguatan ekonomi masyarakat harus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. “Kalau kita berjalan sendiri-sendiri hasilnya kecil, tetapi jika Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), PKK, Dekranasda, dan Majelis Taklim bergabung, maka Maluku Tenggara akan menjadi kuat dan sejahtera,” ujarnya.


Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi UMKM Majelis Taklim pada momentum Bulan Suci Ramadhan mendatang. “Pemerintah akan menyiapkan tenda dan meja agar UMKM bisa berjualan di sekitar Masjid Raudhah selama Ramadhan,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyalurkan bantuan penguatan permodalan usaha mikro. Bantuan bersumber dari anggaran Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2025 sebesar Rp35 juta.


Sebanyak enam pelaku usaha dari sejumlah ohoi menerima bantuan modal antara Rp.5 juta hingga Rp.6 juta. Para penerima manfaat berasal dari Ohoi Kolser, Waddek, Hoat Sorbay, Ohoi Ngurko , Ohoi Wakol, dan Ohoi Banda Eli.


Penyerahan bantuan permodalan usaha dilakukan secara simbolis oleh Bupati Maluku Tenggara didampingi Kepala Dinas Koperasi dan Sekretaris Daerah. Momentum ini menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama BKMT dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui