Sinergi Jaminan Produk Halal, Indonesia–Yordania Teken MoU

Notification

×

Iklan

Iklan

Sinergi Jaminan Produk Halal, Indonesia–Yordania Teken MoU

Sabtu, 07 Februari 2026 | 06:30 WIB Last Updated 2026-02-06T23:30:00Z


ZONAHALAL.ID JAKARTA -- Pemerintah Indonesia dan Yordania resmi melakukan kerja sama di bidang jaminan produk halal melalui penandatanganan Memorandum Saling Pengertian (MoU) antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Jordan Standards and Metrology Organization (JSMO). 

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dan Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Pasokan Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Yarub Qudah, di Gedung BPJPH, Jakarta Timur, hari ini. Kegiatan tersebut disaksikan oleh Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia, Sudqi Attalah Al Omoush, serta jajaran pimpinan BPJPH.


Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring halal global, yang sangat diperlukan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai rujukan halal dunia.


“Kerja sama ini bukan hanya soal pengakuan sertifikat halal, tetapi tentang membangun sistem halal global yang saling terhubung, saling percaya, dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha di kedua negara,” ujar Ahmad Haikal Hasan, dalam keterangannya, Sabtu (7/2/2026)


Kepala BPJPH yang akrab disapa Babe Haikal tersebut juga mengharapkan agar sinergi Indonesia–Yordania ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk halal nasional sekaligus memperkuat standar dan tata kelola jaminan produk halal di tingkat internasional.



Kerja sama BPJPH–JSMO mencakup penguatan teknologi jaminan produk halal, pelatihan dan pertukaran keahlian, pengembangan fasilitas dan infrastruktur halal, serta penelitian dan pengembangan di bidang halal. Kedua pihak juga menyepakati mekanisme saling pengakuan dan saling keberterimaan hasil sertifikasi halal, koordinasi pertukaran standar dan regulasi teknis, serta pengakuan sertifikat halal yang diterbitkan masing-masing lembaga.


Pada kesempatan yang sama, BPJPH juga menandatangani nota Kesepahaman kerja sama dengan Universitas Tadulako (Untad) sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal nasional. Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dan Rektor Untad Amar.


Kerja sama berisi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung penyelenggaraan jaminan produk halal. Kerja sama meliputi bidang pendidikan, riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan dan penguatan sumber daya manusia, serta pengembangan kurikulum jaminan produk halal pada jenjang diploma, sarjana, hingga pascasarjana. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas SDM halal nasional sebagai fondasi keberlanjutan ekosistem halal Indonesia.