ZONAHALAL.ID, JAKARTA – Global Forum Halal Makkah 2026 menorehkan langkah penting dalam memperkuat ekosistem halal dunia. Forum yang mempertemukan regulator, lembaga sertifikasi, pelaku industri, akademisi, dan investor dari berbagai negara itu menghasilkan 15 kesepakatan kerja sama strategis sebagai fondasi pengembangan industri halal global.
Berbagai kesepakatan tersebut tidak hanya berorientasi pada harmonisasi standar halal, tetapi juga menyentuh aspek perdagangan, investasi, inovasi, digitalisasi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Berikut 15 poin kerja sama yang dihasilkan dalam Global Forum Halal Makkah 2026:
1. Harmonisasi standar halal internasional untuk memperkuat pengakuan sertifikasi antarnegara.
2. Penguatan sistem sertifikasi halal yang kredibel, transparan, dan akuntabel.
3. Peningkatan kualitas produk halal agar memenuhi standar global.
4. Kerja sama akreditasi lembaga halal guna memperluas saling pengakuan sertifikat.
5. Pengembangan perdagangan produk halal lintas negara.
6. Peningkatan investasi pada sektor industri halal.
7. Kolaborasi riset dan inovasi untuk mendorong daya saing industri halal.
8. Penguatan rantai pasok (halal supply chain) dari hulu hingga hilir.
9. Digitalisasi layanan halal, termasuk proses sertifikasi dan pelacakan produk.
10. Pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.
11. Pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik antarnegara.
12. Penguatan tata kelola industri halal berbasis transparansi dan kualitas.
13. Peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk halal global.
14. Perluasan kolaborasi antara pemerintah, lembaga halal, akademisi, dan dunia usaha.
15. Dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi halal global yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu hasil penting forum tersebut adalah terjalinnya kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia dan otoritas halal Arab Saudi. Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat pengakuan sertifikasi halal, mempermudah akses produk halal Indonesia ke pasar internasional, sekaligus meningkatkan sinergi dalam pengembangan ekosistem halal dunia.
Global Forum Halal Makkah juga menegaskan bahwa industri halal telah berkembang menjadi sektor ekonomi strategis yang mencakup pangan, kosmetik, farmasi, fesyen, pariwisata, logistik, hingga keuangan syariah. Karena itu, kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam membangun standar yang seragam, meningkatkan daya saing produk, serta memperluas pasar halal global.
Melalui 15 kesepakatan strategis tersebut, para pemangku kepentingan berharap industri halal dunia semakin terintegrasi, inovatif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjamin kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan halal.
