ZONAHALAL.ID JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengunjungi Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 yang digelar di Senayan Tennis Indoor Complex. HEI 2026 merupakan ajang industri halal berskala internasional yang mempertemukan pengusaha industri halal, investor, pemerintah, hingga masyarakat umum untuk membangun ekosistem halal yang semakin kuat dan terintegrasi. Dalam kesempatan dimaksud, Menkeu menegaskan bahwa Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 bukan sekadar perhelatan bisnis tahunan, melainkan sebuah momentum besar untuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia hingga UMKM Berbasis Halal.
"Saya tadi tinjau ternyata banyak UMKM berbasis halal. Jadi saya pikir bisa di dorong untuk bisa tumbuh lebih cepat lagi ke depan" kata Menkeu dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).
Bagi Indonesia, halal bukan hanya sebuah sertifikasi yang tertera pada kemasan produk. Halal adalah kepercayaan, kualitas, nilai, dan cara sebuah bangsa menghadirkan produk terbaiknya kepada dunia. Dari makanan dan minuman, fashion muslim, kosmetik, farmasi, hingga industri kreatif, Indonesia memiliki panggung yang luas untuk menunjukkan potensinya. Di balik besarnya cita-cita itu berdiri jutaan pelaku UMKM yang setiap hari menyalakan dapur produksi, menjaga cita rasa tradisi, serta merawat kualitas produk lokal agar mampu bersaing di pasar global.
"Dari ajang ini, Indonesia ingin mengirimkan pesan kepada dunia bahwa negeri ini tidak hanya menjadi pasar bagi produk halal, tetapi juga produsen, inovator, dan pemimpin dalam industri halal global", jelas Menkeu.
Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan ekonomi syariah, Indonesia memiliki fondasi yang kokoh untuk melangkah lebih jauh. Langkah strategis tersebut sejalan dengan target peningkatan volume perdagangan antarnegara anggota D-8 hingga mencapai USD500 miliar atau setara Rp9 kuadriliun pada 2030.
Selanjutnya, D-8 Halal Expo Indonesia 2026 ini menghadirkan empat agenda utama, yakni Exhibition, Business Matching, D-8 HEI Talk, serta D-8 HEI Cultural Festival. Terkait D-8 HEI Talk, menghadirkan lebih dari 15 sesi diskusi mengenai ekonomi syariah, industri halal, pariwisata halal, dan kewirausahaan dengan menghadirkan pembicara nasional maupun internasional. Mengusung tema "Strengthening D-8 Halal Economy Through International Collaboration", D-8 HEI 2026 dirancang untuk memperkuat kemitraan ekonomi sekaligus memacu ekspansi kerja sama business-to-business (B2B).
