ZONAHALAL.ID JAKARTA – Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Andre Herlambang, menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan pada ajang bergengsi Indonesia Halal Awards 2026.
Penghargaan ini diserahkan langsung dalam rangkaian kegiatan The 5th Summit of Halal-20 (H20) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Trans Hotel Jakarta, Minggu (20/9/2026) malam.
Dalam penganugerahan tersebut, Andre Herlambang mewakili UIN Sunan Gunung Djati Bandung berhasil meraih penghargaan pada klaster Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dengan predikat "Excellence in Technical Accuracy and Quality of Halal Product Process Assistance".
Penghargaan ini mengakui ketelitian dan akurasi teknis dalam pendampingan sertifikasi halal skema self declare bagi pelaku usaha mikro dan kecil.
Dengan menjadi salah satu dari 22 penerima Indonesia Halal Awards 2026 yang dinilai memiliki kontribusi besar dan peran strategis dalam penguatan ekosistem jaminan produk halal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Secara keseluruhan, penghargaan ini dibagi ke dalam sembilan klaster, meliputi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), BUMN, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), P3H, Pemerintah Daerah, sektor Makanan-Minuman dan Kosmetik, Leadership, Institusi Keuangan, serta Stakeholder Halal Internasional. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem halal dibangun dari kolaborasi banyak pihak yang saling melengkapi.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan H20 tahun ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan visi besar industri halal Indonesia. Apalagi, acara ini dihadiri oleh 450 undangan dan ratusan peserta yang berasal dari 48 negara.
“Acara ini terselenggara karena kerja sama semua pihak dan antusiasme 48 negara yang hadir, beserta para menteri, duta besar, dan pemangku kepentingan lainnya. Forum ini semakin mendunia,” ungkap Haikal Hasan.
Tingginya partisipasi internasional ini membuktikan bahwa H20 semakin berkembang sebagai forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan halal dari seluruh penjuru dunia untuk memperkuat konektivitas dan kolaborasi global.
Haikal berharap keberhasilan ajang ini sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia. “Pada waktunya, terwujudlah cita-cita harapan kita, bahwa halal Indonesia dapat memberikan manfaat tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia,” jelasnya.
Kepala Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. Tri Cahyanto, M.Si menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara akademisi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan.
"Alhamdulillah. Terima kasih kepada Bapak Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro atas segala arahannya, khususnya kepada Pa Andre atas bimbingannya selama ini. Capaian penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UIN Bandung, tetapi mendorong kami untuk terus meningkatkan mutu pendampingan dan pelatihan halal secara berkelanjutan. Mengingat peran pendamping sangat penting dalam membantu pelaku usaha memahami proses sertifikasi halal secara lebih mudah, cepat, dan tepat,” jelasnya, Senin (21/9/2026).
Penghargaan yang diraih oleh P3H UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam forum berskala global ini menjadi bukti nyata komitmen dan kualitas sivitas akademika UIN Bandung dalam mendukung implementasi jaminan produk halal dan mendampingi para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia.
