ZONAHALAL.ID JAKARTA -- Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka secara resmi Istiqlal Halal Walk 2025. Mengusung tema "One Path, One Purpose, One Ummah" Istiqlal Halal Walk menghadirkan berbagai kegiatan seperti lomba, bazaar produk halal, serta edukasi literasi halal.
Selain Menag, hadir Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan.
Menag berharap Halal Walk mendorong meningkatnya literasi halal dan tumbuhnya kesadaran halal dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya berharap, Halal Walk ini dapat mendorong tumbuhnya literasi halal dan kesadaran halal dalam kehidupan sehari-hari," terang Menag dalam keterangannya, Senin (25/8/2025)
Menag mengingatkan jangan sampai terkecoh dengan sesuatu yang secara kasat mata tampak halal, padahal hakikatnya haram.
“Walau hanya setetes air, dan sepotong kecil makanan yang bersumber dari yang haram, akan masuk kedalam tubuh dan menjadi darah kita," ujar Menag, Sabtu (23/8/2025).
"Itu tidak akan bisa dibersihkan kecuali dengan api neraka, dan mustahil jika ada sesuatu yang haram dalam diri kita, bisa menyentuh surga”, sambutannya.
Ahmad Haikal Hasan dalam kesempatan sama menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat literasi halal di Indonesia.
“Ini salah satu barometer acara yang patut dicontoh dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup halal," ungkapnya.
Menurutnya, sosialisasi halal kini bukan hanya sekadar urusan agama, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup dan simbol kualitas masyarakat.
Pentingnya Gaya Hidup Halal
Istiqlal Halal Walk yang digelar selama dua hari oleh Istiqlal Halal Center (IHC) ini bertujuan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup halal sekaligus memperkuat literasi halal.
Menag menekankan makna khusus penutupan yang bertepatan dengan masuknya bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Mari jadikan momentum Rabiul Awal ini sebagai ajang memperkuat cinta kepada Rasulullah sekaligus memakmurkan Masjid Istiqlal sebagai rumah bersama umat,” ajak Menag.
Menag meninjau bazaar UMKM halal yang meramaikan acara. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kecil dan menengah yang kini semakin terhubung dengan program sertifikasi halal.
Selama dua hari, masyarakat antusias mengikuti berbagai kegiatan mulai dari jalan sehat, pameran produk halal, edukasi literasi halal, donor darah, hingga kajian halal.
Menag berharap Istiqlal Halal Walk tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kesadaran halal sekaligus menghidupkan peran masjid sebagai pusat literasi dan kebersamaan umat.