LP3H Menuju Wajib Halal Oktober 2026
ZONAHALAL.ID JAKARTA — Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LP3H yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 2–4 Februari 2026 ini diikuti oleh 309 LP3H dari seluruh Indonesia dan menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi serta meningkatkan kinerja pendampingan sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Rakornas LP3H menjadi momentum penting bagi LP3H UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk memperkuat komitmen dalam mendukung percepatan sertifikasi halal nasional sebagai bagian dari persiapan implementasi Wajib Halal Oktober 2026. Melalui forum ini, LP3H memperoleh penguatan kebijakan, penyamaan persepsi, serta pemantapan peran pendampingan di tingkat lapangan.
Dalam rangkaian kegiatan Rakornas, P3H UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerima penghargaan nasional sebagai salah satu dari 10 P3H Terbaik Nasional. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja P3H UIN Bandung dalam pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMK.
Selain itu, LP3H UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Coaching Clinic LP3H. Keikutsertaan ini menjadi wujud kontribusi aktif LP3H UIN Bandung dalam berbagi praktik baik, pengalaman lapangan, serta strategi pendampingan sertifikasi halal kepada LP3H lain dari berbagai daerah.
Partisipasi aktif LP3H UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam Rakornas LP3H mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. Melalui sinergi, peningkatan kapasitas, dan kolaborasi nasional, LP3H UIN Bandung diharapkan terus berkontribusi optimal dalam mendukung percepatan sertifikasi halal dan menyukseskan Wajib Halal Oktober 2026.
