Asyik! Indonesia Promosikan Pariwisata Halal Indonesia di Vietnam

Notification

×

Iklan

Iklan

Asyik! Indonesia Promosikan Pariwisata Halal Indonesia di Vietnam

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB Last Updated 2026-07-17T04:17:12Z

 



ZONAHALAL.ID JAKARTA -- Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City, Carolina Tinangon, mempromosikan pariwisata halal Indonesia saat menghadiri seminar internasional di Kota Nha Trang. Pada kegiatan yang digelar 8 – 9 Juli itu, mengusung tema "Viet Nam: The Emerging Global Gateway to the Halal Economy".


Carolina turut mempromosikan potensi pengembangan kerja sama pariwisata halal antara Indonesia dan Vietnam. Serta, keterkaitannya dengan potensi pasar pariwisata halal di kawasan ASEAN.


Poin-poin strategis tersebut disampaikan melalui pemaparan bertema “The Potential of the Halal Tourism Market in Southeast Asia and Opportunities for Cooperation with Viet Nam”. Ia menyampaikan populasi global komunitas Muslim dunia diperkirakan akan mencapai 2,5 miliar orang pada 2035.


Komunitas ini kini aktif menyasar layanan wisata yang ramah dan dapat mengakomodasi prinsip-prinsip halal. Seperti ketersediaan makanan halal dan fasilitas ruang ibadah.


"Wisata halal perlu dipandang lebih holistik sebagai layanan pariwisata berkualitas yang berfokus pada kebersihan, keamanan, pelayanan prima, serta bersifat inklusif. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki destinasi unggulan yang menawarkan paket wisata halal matang, seperti di Lombok, Aceh, Sumatra Barat, Yogyakarta, dan Jakarta," kata Konjen RI dikutip dari RRI, Jumat (17/7/2026)


Carolina menekankan industri pariwisata halal merupakan peluang besar untuk dikolaborasikan para pelaku usaha pariwisata Indonesia dan Vietnam. Menurutnya, kedua pihak dapat mengembangkan paket wisata terintegrasi yang menghubungkan destinasi di kedua negara dengan memperhatikan prinsip-prinsip halal.


“Langkah taktis ini diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, memperpanjang durasi tinggal. Kemudian, meningkatkan perolehan devisa di sektor pariwisata, serta memacu perkembangan ekonomi nasional maupun kawasan,” ucapnya menambahkan.


Sementara, seminar dirangkaikan dengan pertemuan khusus yang membahas berbagai strategi pengembangan pariwisata halal di Vietnam dan potensi kerja sama antarnegara. Agenda tersebut berhasil membuka peluang nyata sekaligus memperkuat jejaring kerja sama pariwisata halal di Vietnam ke depan.


Seminar dihadiri perwakilan United Nations Tourism Organisation (UN Tourism), Global Muslim Travel Organization, sektor penerbangan, dan lembaga dana investasi internasional. Kemudian, lembaga sertifikasi halal, serta para Duta Besar dan kalangan diplomatik dari berbagai negara Muslim.