ZONAHALAL.ID JAKARTA -- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus mendorong transformasi digital layanan sertifikasi halal agar semakin mudah diakses pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Integrasi layanan sertifikasi halal ke dalam platform SAPA UMKM menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan halal dengan ekosistem pemberdayaan UMKM.
Berikut lima alasannya:
1. Memudahkan UMKM Mengakses Layanan Halal
Integrasi layanan membuat pelaku UMKM tidak perlu menghadapi proses yang rumit untuk memperoleh informasi maupun mengakses layanan sertifikasi halal. Langkah ini sejalan dengan komitmen BPJPH menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan akuntabel bagi UMK.
2. Memperluas Akses Sertifikasi Halal
UMKM tersebar di berbagai daerah sehingga akses menjadi salah satu tantangan utama. Pemanfaatan platform digital dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus membantu semakin banyak pelaku usaha mengenal dan memanfaatkan fasilitas sertifikasi halal.
Pada 2026, pemerintah melalui BPJPH menyediakan 1,35 juta sertifikat halal gratis bagi UMK melalui program SEHATI.
3. Mendorong UMKM Naik Kelas
Sertifikat halal bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban, tetapi juga dapat menjadi nilai tambah bagi produk UMKM. BPJPH menilai sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat daya saing, dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
4. Memperkuat Ekosistem Digital UMKM
Integrasi SAPA UMKM dengan layanan halal dapat mempertemukan kebutuhan pemberdayaan usaha dengan aspek legalitas dan standardisasi produk. Dengan demikian, sertifikasi halal tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pengembangan UMKM yang lebih terintegrasi.
Saat ini layanan sertifikasi halal BPJPH sendiri telah menggunakan sistem digital SIHALAL sebagai basis layanan sertifikasi.
5. Mempercepat Persiapan Wajib Halal 2026
Integrasi layanan juga menjadi momentum penting untuk mempercepat kesiapan pelaku usaha menghadapi implementasi kebijakan Wajib Halal pada 18 Oktober 2026. Semakin mudah akses layanan, semakin besar peluang UMKM segera mengurus sertifikasi dan menata administrasi produknya.
Pada akhirnya, integrasi layanan sertifikasi halal di SAPA UMKM bukan sekadar persoalan teknologi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem UMKM yang lebih tertib, kompetitif, dan siap memasuki pasar halal nasional maupun global. (AI)
