ZONAHALAL.ID JAKARTA— Halal bukan sekadar soal boleh atau tidaknya sebuah makanan dan minuman dikonsumsi. Dalam Islam, konsep halal idealnya berjalan beriringan dengan thoyib, yakni sesuatu yang baik, bersih, aman, berkualitas, dan memberikan kemaslahatan.
Lalu, bagaimana cara membedakan makanan dan minuman yang halal sekaligus thoyib? Berikut lima hal yang perlu diperhatikan:
1. Periksa bahan yang digunakan
Pastikan seluruh bahan yang digunakan berasal dari sumber yang halal. Perhatikan komposisi produk, termasuk bahan tambahan, perisa, emulsifier, gelatin, hingga bahan turunan hewani yang berpotensi memiliki status kehalalan tertentu.
2. Pastikan ada jaminan halal
Salah satu cara praktis adalah memeriksa sertifikat atau label halal resmi pada produk. Label halal memberikan informasi penting bagi konsumen Muslim bahwa produk tersebut telah melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Perhatikan proses pengolahannya
Kehalalan tidak berhenti pada bahan. Proses produksi, peralatan, penyimpanan, hingga distribusi juga harus diperhatikan agar produk tidak terkontaminasi bahan haram atau najis.
4. Pastikan memenuhi prinsip thoyib
Makanan yang halal belum tentu otomatis thoyib jika dikonsumsi secara berlebihan atau tidak memenuhi aspek keamanan dan kualitas. Karena itu, perhatikan kebersihan, keamanan pangan, kandungan gizi, kesegaran, serta tanggal kedaluwarsa.
5. Jadilah konsumen yang cerdas
Budaya halal dan thoyib membutuhkan kesadaran konsumen. Jangan hanya tergiur harga murah atau kemasan menarik. Biasakan membaca label, memahami komposisi, mengecek informasi halal, dan memilih produk yang memberikan manfaat bagi tubuh.
Halal adalah ketentuan syariat, sedangkan thoyib menegaskan aspek kebaikan, keamanan, kebersihan, dan kualitas. Keduanya menjadi prinsip penting dalam membangun gaya hidup halal yang tidak hanya sesuai tuntunan agama, tetapi juga menghadirkan kemaslahatan dalam kehidupan sehari-hari. (AI)
