ZONAHALAL.ID JAKARTA -- Berbuka puasa merupakan momen yang dinantikan setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Ini menjadi waktu untuk mengisi kembali energi, berbuka harus bernilai ibadah sehingga penting untuk memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi halal, baik (thayyib), dan menyehatkan. Memilih hidangan berbuka dengan tepat tidak hanya menjaga keimanan, tetapi juga membantu tubuh tetap sehat dan bugar selama menjalani puasa.
Dalam Al-Qur'an Allah berfirman:
"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi..." (QS. Al-Baqarah: 168).
Selain itu, Rasulullah SAW bersabda dalam Sahih Bukhari bahwa beliau berbuka dengan beberapa butir kurma sebelum salat; jika tidak ada, maka dengan air. Ini menunjukkan pentingnya memilih yang halal, sederhana, dan baik untuk tubuh.
1. Pastikan Ada Label Halal Resmi
Periksa logo halal dari lembaga terpercaya seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia).
Jika membeli produk kemasan, cek nomor sertifikat halal di kemasan.
Untuk restoran, lihat apakah ada sertifikat halal yang dipajang.
2. Perhatikan Bahan dan Komposisi
Hindari bahan yang tidak jelas asalnya seperti gelatin, emulsifier, atau perisa yang belum dipastikan kehalalannya.
Pastikan daging berasal dari hewan yang disembelih sesuai syariat Islam.
Hindari makanan yang mengandung alkohol (termasuk dalam saus atau minuman fermentasi tertentu).
3. Pilih Tempat Makan yang Terpercaya
Pilih restoran atau penjual yang sudah dikenal menjaga kehalalan.
Hindari tempat yang menjual makanan halal bercampur dengan makanan non-halal tanpa pemisahan alat masak.
Jika ragu, jangan sungkan bertanya langsung kepada penjual.
4. Waspadai Minuman Manis Berlebihan
Saat berbuka, memang disunnahkan berbuka dengan yang manis, seperti kurma atau air putih. Namun, hindari minuman dengan gula berlebihan seperti:
Minuman sirup dengan pewarna berlebihan
Minuman bersoda terlalu sering
Terlalu banyak gula bisa membuat tubuh cepat lemas setelah berbuka.
5. Pilih yang Seimbang dan Bergizi
Selain halal, makanan juga sebaiknya:
Mengandung karbohidrat (nasi, roti, kentang)
Protein (ayam, ikan, telur, tahu, tempe)
Serat (sayur dan buah)
Cukup cairan (air putih minimal 2 gelas saat berbuka)
6. Pastikan Kebersihan Terjaga
Pilih makanan yang tertutup dan tidak dihinggapi lalat.
Pastikan tempat penyimpanan bersih.
Hindari makanan yang sudah terlalu lama terbuka di pinggir jalan.
7. Utamakan Kesederhanaan
Buka puasa tidak harus berlebihan. Rasulullah SAW mencontohkan berbuka dengan yang sederhana dan secukupnya.
Memilih makanan dan minuman berbuka yang halal bukan hanya soal label, tetapi juga memastikan bahan, proses, kebersihan, dan kandungan gizinya baik untuk tubuh. Dengan berpegang pada prinsip halal dan thayyib, menjaga keseimbangan nutrisi, serta menghindari sikap berlebihan, ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih berkah, sehat, dan penuh makna. (AI)
